mlm is your life

hpanetwork.id - member of PT Herba Penawar Alwahida Indonesia - lahirkan pengusaha muslim yang tangguh
Showing posts with label Promotion Tips. Show all posts
Showing posts with label Promotion Tips. Show all posts

Friday, March 8, 2013

Manfaat Mengukur & Menguji Tindakan Marketing dari Skala Kecil

JIKA kita tidak pernah menguji usaha marketing yang dilakukan, maka hasil yang diperoleh tidak optimal. Kita harus selalu mengadakan tes skala kecil lebih dulu untuk mengetahui tingkat efektivitas iklan yang akan kita lancarkan agar tidak menghamburkan uang dengan percuma.

Kita bisa melakukan tes skala kecil antara lain dengan cara mencetak brosur lebih dulu, kemudian brosur itu dibagikan kepada target market, lalu adakan angket untuk mengetahui tingkat tingkat pemahaman mereka dari tes iklan yang kita berikan.

Dengan demikian, jika banyak target market yang tidak menangkap maksud iklan yang kita berikan, maka kita bisa menggantinya lebih dulu dengan iklan yang jauh lebih efektif.

Oleh karena itu, jika kita tidak pernah mengadakan tes atau pengujian berskala kecil lebih dulu, hasilnya bisa menjadi "bumi dan langit" yaitu sangat jauh berbeda. Kita dapat mengukur tingkat efektivitas iklan yang dibuat dari skala terkecil lebih dulu.

Tes skala kecil yang dapat kita lakukan adalah dari segi headline-nya, harganya, isinya, dan mengapa mereka harus take action sekarang. Dengan demikian, kita akan mengetahui dengan lebih awal apakah iklan yang akan kita buat nantinya akan menghasilkan atau tidak.

Ketika melakukan strategi pemasaran, kita harus tahu dengan lebih pasti cara-cara yang dapat memberikan hasil yang jauh lebih baik. Banyak orang menghadiri seminar Marketing Revolution karena mendengar informasi dari radio, iklan di koran, membaca brosur yang disebarkan ataupun karena diajak oleh temannya.

Telah terbukti bahwa marketing yang terbaik adalah dari mulut ke mulut (words of mouth). Dengan demikian, kunci marketing yang paling bagus adalah referral (referensi dari orang lain). Namun harus selalu diingat bahwa saat menjalankan kegiatan pemasaran, kita harus melakukan pengukuran secara rutin.

Contohnya, jika kita memasang iklan di majalah namun tidak pernah mengukurnya, itu sama halnya dengan pemborosan besar. Jika kita tidak pernah mengukur pengiklanan, biaya marketing sangat besar dapat hilang begitu saja. Oleh karena itu, kita harus melakukan tes berskala kecil lebih dulu daripada memasang iklan satu halaman penuh di koran, lebih baik kita lakukan tes lebih dulu dengan memasang empat iklan dengan ukuran 1/8 halaman untuk mengetahui respons iklan-iklan tersebut di halaman yang berbeda-beda. Iklan di halaman mana yang sungguh-sungguh bekerja secara optimal, yang benar-benar "it works".

Baru keesokan harinya kita pasang iklan ½ halaman dengan biaya yang sama. Dan hasilnya jelas lebih bagus karena pernah dites sebelumnya.   

Referensi:
http://economy.okezone.com/read/2013/01/18/23/748572/manfaat-mengukur-menguji-tindakan-marketing-dari-skala-kecil

Download tips tersebut??? KLIK DISINI AJA,,,, 

Thursday, January 10, 2013

Rahasia mendapatkan 1500 Visitor/Pengunjung Gratis Bisnis MLM Online Anda

Bukan rahasia lagi visitor/pengunjung merupakan hal yang penting dalam dunia bisnis online. Visitor/pengunjung merupakan tujuan dalam perebutan kekuasaan di jagad raya internet. Bahkan sebagian dari pebisnis MLM rela merogoh kocek dalam-dalam untuk menaikan trafik pada website-nya. 

Teknik SEO, tukar link, pasang iklan gratis, berkomentar di blog orang lain yang sudah bervisitor tinggi merupakan cara dalam menaikkan visitor website. 

Pada kesempatan ini saya ingin berbagi sebuah website yang menyediakan visitor/kunjungan gratis. Ga tanggung-tanggung, 1500 visitor gratis,,,,Anda bayangkan saja apabila dari 1500 visitor gratis tersebut bisa menjadi mitra bisnis Anda. Misalkan 10% saja dari 1500 visitor bergabung dengan bisnis MLM Anda, tentu saja omzet bisnis Anda naik, uang pun mengalir ke kantong Anda.... 

So buruan kita manfaatkan 2 website tersebut untuk mendapatkan kunjungan gratis,,,, 

Klik DISINI untuk website yang menyediakan 500 visitor gratis,,,, (setelah mendaftar, Anda dapat deposit gratis Rp.50.000,- yang bisa digunakan untuk memasang iklan untuk 500 visitor)
Klik DISINI untuk website yang menyediakan 1000 visitor gratis,,,, (setelah mendaftar, Anda dapat deposit gratis 10 dollar yang bisa digunakan untuk memasang iklan untuk 1000 visitor)

RUGI Gan kalau ga dimanfaatkan,,,,, 
Semoga sukses selalu menyertai teman-teman pebisnis MLM,,,,,

Wednesday, January 11, 2012

Pengusaha Indonesia Mayoritas Belum Melek Internet

Pengusaha di Indonesia secara mayoritas dinilai belum melek teknologi. Sehingga pengusaha tersebut masih hanya mengandalkan jalur konvensional alias tidak menjadikan internet sebagai bagian dari bisnis mereka.

Menteri Perindustrian MS Hidayat menyebutkan internet belum dianggap sebagai sesuatu yang penting bagi mayoritas pengusaha di tanah air. Sehingga baru ada 75.000 pengusaha dari total 17 juta pengusaha yang baru memakai media online atau internet sebagai salah satu media pemasaran usahanya.

"Jumlah pengusaha yang memakai media online sebagai salah satu media pemasarannya tersebut masih sangat kecil atau baru hanya 0,4 persen dari total pengusaha di tanah air. Kami ingin meningkatkan jumlah pebisnis online tersebut. Harapannya bisa dua kali lipat di tahun depan," kata Hidayat di acara Bisnis Lokal Go Online di Jakarta, Rabu (11/1/2012).

Dalam sebuah survei yang dikutip MS Hidayat tentang pentingnya internet bagi UKM disebutkan bahwa sekitar 82,2 persen UKM di Indonesia belum membutuhkan teknologi informasi, sekitar 41,1 persen kurang mendapat dukungan keuangan dan sekitar 4,1 persen tidak memiliki akses informasi teknologi.

Hidayat menganggap bahwa mayoritas pengusaha Indonesia memang belum mengetahui edukasi tentang pentingnya pemasaran bisnis melalui media online. Padahal jika didukung dengan teknologi maka dapat lebih mengakselerasi pertumbuhan UKM di Indonesia. Layanan inventarisasi, pembayaran, perlindungan konsumen, pelayanan konsumen dan tim profesional akan lebih terintegrasi.

"Sehingga kami bekerjasama dengan Google dan beberapa kementerian terkait untuk lebih meningkatkan jumlah pengusaha online di tanah air," tambahnya.

Apalagi penyebaran pengusaha di tanah air cenderung belum merata. Hingga saat ini, jumlah pengusaha lokal masih terkonsentrasi sekitar 70 persen di Pulau Jawa, sisanya di luar Pulau Jawa.

"Di tahun 2014, kami ingin pengusaha bisa 60 persen di Jawa dan 40 persen di luar Jawa," katanya. (kompas.com)

Monday, January 9, 2012

Direct Sellers – Content and Credibility

Direct Sellers, your company already briefed, trained, and provided you with the materials that you need in order to sell your products. So, what can you do to be able to sell your products as fast and efficiently as possible? What can you do to reach out and network more, establish trust quicker, host more and recruit more?

Sampling is the best way to sell your product – it gives the opportunity to “try it out.” It’s the same with building credibility and trust. People need to sample your character and competence. Just like a product would be hard to sell if you are not familiar with it – so goes the same with you and your brand – how can you share your selling points if you yourself don’t know them? Know your selling points and find ways your customers and recruits will benefit from connecting with you. Once you’ve figured it out, you will be selling, or a better word – presenting – yourself more confidently. This is what your people not only want to see but need to know. Credibility.

Translating your personal brand selling points

One place rapidly growing to meet up and sample who you are, are online social platforms. Create a business account on social media sites like LinkedIn, Twitter, and Facebook. Make sure to know your company’s guidelines about establishing an account.

Once you have an account, invest time in keeping your site active. Put up all the information about your product and your company. People will want to learn more about the company you are selling for. Then you can start inviting subscribers to your site. Add your first degree friends, then start adding second and third degree friends. Attract subscribers by providing your own brand’s selling points along with those of the company and product line.

It is easy to create an account but it is a challenge to make your subscribers stay interested. This is why it is important to keep content flowing from your account. You want to drive traffic to your account because the more subscribers you have, the more chances you have of finding someone who is a good match as a customer, recruit, or a link to someone who is a good match.

Tips to drive traffic to your social media site

Content – in maintaining a site, your content will play a major part in marketing you and your product and generate traffic. Create articles that are related to you, your company and your product. Lean towards the helpful tone rather than the selling one. You can also get content that is related to your product from other sites – just don’t forget to cite your sources.

Add variety to the content that you post on your social media site. One way of being creative is adding a PowerPoint presentation to your site. Get an article and highlight the points and make a presentation out of it. Your subscribers will definitely want to see bullets, graphs, and stats every once in a while. Using PowerPoint will also give you a chance to be creative with color, text, and effects. You can upload your presentations and share them easily by using Slideshare. A lot of businesses are actually utilizing this online tool because it is free, easy to use and very accessible. No need to open file attachments to watch a presentation – just a link and your subscribers are ready to gain something new.

There are many ways to be creative using presentations. Utilize this and you will not have a hard time adding variety to your content.

Status Updates – social media sites allow you to update your status. Use this space to spread the word on the latest on your business. Broadcast if you just posted new content and add a short description as a teaser. When your customers see this in their feeds and find the teaser interesting, they can easily clickthrough. You also get the chance to be shared if subscribers find your content helpful and interesting.

Your personal brand in action

Your credibility will reflect when you talk to your customers. And nothing speaks with more volume about your brand that actual action. It’s often said people need to” know, like and trust you” before they do business with you.

It’s that “know and like” part that helps develop credibility so they will trust to share with you their needs and recommendations.

Part of that credibility development is knowing, beyond a shadow of a doubt, that you are knowledgeable about your product and opportunity, and most importantly, that you present yourself with a confidence that comes from knowing how what makes you unique contributes and how that contributes significantly to your business. (businessinsider.com)

Thursday, January 5, 2012

Bisnis Lewat Facebook - Mengasyikkan dan Menjanjikan

Popularitas dan pertumbuhan Facebook memang luar biasa. Penggunanya dari waktu ke waktu mengalami peningkatan yang sangat pesat. Walhasil, popularitas Facebook akhirnya mampu menggeser fasilitas jejaring sosial pendahulunya, semisal Friendster.

Di Indonesia, Facebook menjadi situs jejaring sosial yang paling diminati. Bahkan, Indonesia menjadi salah satu negara yang perkembangan pengguna Facebooknya tergolong fantastis. Tidak berlebihan jika Budi Putra memberikan julukan terhadap negeri ini sebagai “The Republic of The Facebook“.

Melihat segmentasi pengguna Facebook yang cukup luas dan hampir menjangkau semua kalangan, tentu hal ini bisa menjadi peluang bisnis yang luar biasa jika Anda mau mengembangkannya. Apalagi, Facebook kini telah melengkapi fiturnya dengan beberapa fasilitas bisnis. Tidak mengherankan jika banyak pihak mulai melirik Facebook sebagai sarana untuk bisnis online produk maupun jasa.

Untuk mengenal lebih lanjut tentang fasilitas bisnis yang tersedia di Facebook, sekaligus cara menggunakannya, Anda bisa menyimak penjelasan berikut ini.

Sebagai sarana untuk menjual produk (toko online)

Agar konsumen tidak sekadar mengenal visual produk yang Anda tawarkan, Anda perlu mengaktifkan aplikasi marketplace (pasar). Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Login ke Facebook.
  2. Masuk ke akun, lalu pilih “Pengaturan Akun”.
  3. Pilihlah tab “Jaringan”. Pada kolom “Gabung ke Suatu Jaringan”, pilih jaringan yang hendak Anda ikuti. Lalu, isikan alamat email-nya dan klik tombol “Bergabung”. Selanjutnya, Anda akan mendapatkan konfirmasi.
  4. Aktifkan “Aplikasi Pasar”, caranya: pilih tombol “Aplikasi” yang berada di sudut kiri bawah halaman Facebook Anda. Pilih opsi “Jelajahi Aplikasi Lain”.
  5. Setelah itu, akan muncul halaman baru. Pada sisi kiri, pilih opsi “Pencarian”. Ketikkan kata kunci “Marketplace” dan tekan “Enter“.
  6. Lalu cari dan klik aplikasi “Marketplace“.
  7. Pilih tombol “Menuju ke Aplikasi”.
  8. Selanjutnya, pada halaman “Marketplace Categories” ada beberapa kategori. Pilihlah sesuai kategori produk yang ingin Anda jual. Lalu, pilih opsi “Items for Sale“.
  9. Pada bagian “Post Items for Sale“, ketik produk yang ingin Anda jual.
  10. Setelah itu, akan muncul jendela yang meminta persetujuan “Izin Akses ke Aplikasi Marketplace“, klik tombol “Izinkan”.
  11. Halaman selanjutnya:  - Pada kotak “Title“, ketik nama produk Anda; “Why are You Selling It?” Isilah sesuai alasan Anda, misalnya: untuk mencari penghasilan; “Price“, isi sesuai dengan harga produk Anda;  “Description“, isilah dengan keterangan produk yang ingin Anda jual dan lokasinya.
  12. Berilah tanda centang pada opsi “Profil”, “Daftarkan di”, dan “Privasi”.
  13. Pilihlah tombol “Choose” atau “Telusuri” pada bagian foto untuk menampilkan gambar produk. Lalu, carilah gambar produk di komputer Anda. Setelah itu, klik “Open“. Berilah tanda centang pada “Term of Use“.
  14. Klik “Submit“.
  15. Lalu pilih opsi “Bagikan” pada sudut kanan atas.
  16. Pilih tab “Kirim ke Profil” dan klik tombol “Kirim”.
  17. Sekarang, Anda bisa melihat tampilan produk tersebut di halaman profil Anda.

Sebagai sarana untuk mengiklankan produk

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Setelah login, klik bagian “Iklan” di halaman bawah Facebook.
  2. Rancang iklan Anda. Rancanglah sebuah iklan yang kreatif, termasuk judul (maksimal 25 karakter, termasuk spasi) dan isi iklan (maksimal 135 karakter termasuk spasi) pada ruangan yang telah disediakan. Foto produk juga bisa diunggah (upload).
  3. Tentukan sekarang. Anda diberikan pilihan, apakah konsumen diarahkan langsung ke halaman situs Anda ataukah ke salah satu halaman di Facebook, semisal “Halaman”, “Aplikasi”, “Grup”, atau “Acara”. Jika Anda sudah mengaktifkan halaman tersebut, Anda bisa memilih salah satu darinya. Pada halaman ini, Anda bisa memilih untuk untuk melampirkan aksi sosial pada iklan yang Anda tampilkan. Jika Anda mencentang kotak, maka Facebook akan menambahkan konten yang memberitahukan para pengguna Facebook mengenai interaksi teman-teman mereka terhadap produk yang Anda iklankan.
  4. Menetapkan target. Isi sesuai dengan segmentasi konsumen yang ingin Anda jaring. Pada asalnya, Facebook akan membidik semua pengguna yang berusia di atas 18 tahun.
  5. Promosi dan harga. Berilah nama promosi Anda. Yang perlu diketahui, iklan dengan produk yang serupa akan berbagi jadwal penayangan. Selanjutnya, Anda tinggal menentukan anggaran harian dan jadwal Anda sesuai yang diminta.

Sebagai sarana untuk memasang dan menjual Facebook Application

Cara ini sangat cocok bagi Anda yang memiliki kemampuan pemrograman. Anda bisa membuat sebuah aplikasi semenarik mungkin. Konsumen bisa menggunakan layanan ini setelah mereka membeli atau berlangganan aplikasi tersebut.

Sebagai sarana mencari investor

Dengan jaringan pertemanan yang sudah Anda miliki, Anda bisa menuangkan gagasan bisnis Anda dan mencari rekan kerja yang tertarik dengan gagasan tersebut. Kontak personal bisa Anda lakukan jika ada yang berminat melakukan kerja sama dengan Anda.

Oleh: Lely Noormindha (gudangmlm.com)

Wednesday, January 4, 2012

Tips dan Keunggulan Berbisnis Melalui Facebook

Bisnis online melalui Facebook memang makin diminati. Selain praktis dan mudah aplikasinya, bisnis online di Facebook juga bisa menjadi alternatif bagi Anda yang memiliki modal dengan jumlah terbatas. Dengan sistem online, setidaknya Anda akan terbebas dari biaya sewa tempat.

Agar bisnis online Anda di Facebook semakin menarik minat konsumen dan mampu bersaing dengan kompetitor sejenis, beberapa hal berikut ini perlu Anda perhatikan.

1. Memperluas jaringan
Semakin luas jaringan pertemanan yang Anda miliki, akan semakin luas pula segmentasi konsumen yang bisa Anda bidik untuk memasarkan produk Anda.

2. Memperbarui (update) status
Anda dituntut rajin memperbarui (update) status di Facebook. Yang perlu diperhatikan dalam memperbarui status, upayakan status yang berupa kata-kata tersebut disertai foto atau video produk yang menarik. Hal ini sekaligus sebagai ajang promosi untuk menarik minat pengguna Facebook terhadap produk yang Anda miliki.

3. Membuat album foto dan video dari produk bisnis Anda
Jangan lupa untuk mengelompokkan produk yang masih tersedia stoknya (ready-stock) atau pun yang sudah habis terjual (sold-out). Dengan cara ini, konsumen akan mudah mengetahui status produk jika mereka berminat melakukan pemesanan.

4. Menggunakan aplikasi “tag“
Jika Anda menampilkan foto maupun video produk yang Anda tawarkan, jangan lupa men-tag para pengguna Facebook yang sudah ada dalam daftar jaringan pertemanan Anda. Dengan cara ini, produk yang Anda tawarkan akan mudah mereka ketahui di status mereka.

5. Menampilkan testimoni
Testimoni pelanggan sangatlah penting ditampilkan. Hal ini akan meyakinkan konsumen terhadap produk yang Anda tawarkan. Semakin banyak testimoni yang memberikan respon positif, bisnis online Anda akan semakin banyak direkomendasikan.

6. Mencantumkan nomor kontak
Jangan lupa mencantumkan nomor kontak yang bisa dihubungi dengan mudah, baik alamat e-mail, nomor telepon, maupun alamat lokasi Anda.

Keunggulan berbisnis melalui Facebook

Beberapa keunggulan yang bisa kita dapatkan dengan membuka bisnis online melalui Facebook, antara lain:
  1. Toko online yang kita miliki akan selalu buka dan bisa diakses selama 24 jam non-stop. Pada hari Ahad atau tanggal merah, toko online Anda tak perlu ikut-ikutan libur. Dengan demikian, konsumen bebas berkunjung untuk memilih produk maupun melakukan pemesanan, kapan pun dan di mana pun mereka inginkan. Tentu saja, ini lebih fleksibel.
  2. Mesin pencari, seperti: Google, akan menjadi rekanan pemasaran setia bagi Anda secara gratis. Bahkan, meskipun kita tidak sedang online, Google akan terus bekerja layaknya salesman yang menjembatani produk kita dengan konsumen.
  3. Anda akan terbebas dari biaya sewa tempat. Anda juga bisa berjualan kapan pun dan di mana pun, sesuai dengan keinginan Anda.
Nah, cukup mudah, ‘kan? Selamat mencoba! (gudangmlm.com)

Tuesday, August 9, 2011

Blogging To Your Mlm Business Success: Creativity Is Key

The beauty about blogging is that you are not tied down to only one location to do your writing. You do not need money or an expensive computer or even a PhD in writing to write a blog. You can have a lots of fun and make money at the same time writing blogs.

Writing blogs for your MLM business is no different from writing for any other niche. You just have to focus on your business opportunity and in no time you will start to build a loyal and responsive readership.

As your visitors grow in numbers, you will realise that you are indirectly generating leads which you could turn them into members of your down-line. Those who are not interested in becoming recruits will continue to be your retail customers and will buy from you again and again. By sending out e-mails to them on a regular basis, soon you will be able to interest them in joining your group network.

But most bloggers will find themselves facing the wall after a while and is left with nothing to say. Everyone would experience "writer's block" every one time or another.

We can overcome these obstacles by implementing the following techniques:

Write Authentic Content

This is one secret ingredient that would make your blog between success and mediocrity. Draw from your personal experience and what you have read and bring this idea on paper. Read other people's blog about your niche. Think about it and does it inspired you to relate it into your own business? Can you see their point of view and perhaps adopt it?

Because after all blogs are all about giving your own personal opinion and information.

Write thought-provoking content

Create buzz in your topic by writing attention-grabbing pillar content that makes your reader hungry for more. Having built their interest, they will be waiting impatiently for your next posts. Probably they would have signed in for your RSS feeds.

Start a controversy topic or make a comment on the latest development in the MLM business. You do not have to agree and give positive statements on everything and that is what provokes your readers to response.

A well-thought out post will makes your readers think. It will make them a targeted prospect because they would not be bother to make a comment if they are not interested in your business.

Write interesting headline

Remember how you scan through the headline of a newspaper or a webpage first to see what is interesting or to search for something before you even start reading its contents and skip the rest? So, similarly you would write interesting headline for your posts. If you want to do your prospecting, you need them to read and understand your business.

Keep writing

The best antidote to writer's block is to start writing. You do not have to start with a blank page. Use your creativeness a little bit and maybe you can copy the last sentence of your last post and continue writing from there. That way you need not have to stare at an empty space and probably never write a word for the next one or two hours.

Just keep writing and let those fingers flying on the keyboard and in no time you will see stuff pouring out. You just need a bit of creativity to get your blogging started. Your MLM business success depends on it.

Monday, August 8, 2011

Your Social Networking Strategy

The majority of internet users know what social networking is, but some may not be aware of the different options they have or the variety of social networks available. A social network gives an opportunity to individuals and businesses to connect and interact with each other. Social networks allows business professionals, family, and friends to come together on a single platform to share thoughts, ideas, updates, links, photos, and much more.

With the advancement of the internet and technology, social networks continue to grow as well. There are many networking sites available today with a different focus for each. Here is a quick look at four of the most popular social networking sites available today.

Facebook is one of the most popular social networking sites with over 700 million users today. It has come a long way from its original purpose of just targeting college students. It now gets thousands of new members each day in every age group. Facebook allows immediate contact with family, friends, co-workers, businesses, and potential customers. Because of the high volume of traffic and exposure, Facebook is becoming one of the staples for a business’s social media strategy.

LinkedIn is a social network that is predominately used for professional and business reasons. The number of professionals using this website is more than 20 million and there is no sign of this growth abating. It allows you the opportunity to find jobs, new customers, business associates, and other professionals in your field.

Meetup is a network focused on connecting individuals to different groups that have the same interests or work in the same field. You can search for groups by topic, interest, city, or zip code. Meetup allows groups to explore their hobbies and interests and make a contribution to their community either online or offline.

Ning is an easy to use website that allows you to create your own social network. You can choose the features you like and give a new look that fits your preferences. There is no limit to what you can do with this social networking site, and because of this, it is one of the fastest growing platforms for social media.

There are certain guidelines that are to be followed when you join a social network. Privacy is a major concern for the majority of people, therefore it is important for you to be aware of the different settings for each.

Some ask if social networking is a positive for a business. The answer is a resounding yes and developing a good social media marketing strategy can prove to be of great value to a business. Of course some businesses have not succeeded with their social networking attempts. In almost all cases it is due to the lack of a proper and efficient social media marketing strategy. The fact of the matter is that social networking has consistently grown and will continue to grow in the years ahead.

As mentioned above, there are specific sites dedicated to specific topics. These are great opportunities for the business involved in whatever their specific field may be to advertise themselves to an audience that will welcome their solicitation. The bottom line is that the person looking to get involved in social networking must take the time and put in the effort to decide what best fits their personal needs and objectives before moving forward. In the future, they will be very glad they did.

How To Market Your Networking Online Business

Take control of your fears.

Let us face it, you can have a great MLM business, but if you cannot get around getting prospects for fear of being rejected, basically you are doomed even before you can start.

You already know how people go round cold calling to people they do not know, and try to fix up an appointment to sell their ideas. That is taking too much time. But is there an alternative to their sufferings?

Look around you...is there a thing called the Internet?

The power of numbers

You do not have to care if 997 or 1997 visitors rejected in joining you as recruits today. What matter most is that those 67 prospects that have become your down-line. No one bothers why those 997 or 1997 rejected your business offer. It does not makes you dejected a bit because actually you have not even met them or spoken to.

You do not have to feel sorry for yourself as these rejections are actually the filtering process you need to go through. It is not a stumbling block but instead it is good for your business. Those rejects you are in fact rejecting themselves. May be there are looking for some other business opportunities niche that are unrelated to yours or they are undecided and would come back some time.

Prospecting made easy

Online promoting has its advantages. You can even turned a causal visitors into your customers if you have the proper tool in place in your website. Put an opt-in form in your site and encourage visitors to give you their contact information in exchange with a promise of e-book download or a five-week e-course on everything they need to know on how to start an MLM online business. Prospecting online save you all the heartache. You can downplay those rejections as you can never know who has rejected you.

Open the flood gate

But before you start consoling yourself, go and start working, and let us have the flood of traffic you can get to your website. The last obstacle that is holding you back is how you can tap into the internet marketing techniques available like blogging, article marketing, social network marketing, email marketing and discussion at forums and posting in other people's blogs.

Using internet marketing techniques brings targeted audience to you. They have done the filtering process themselves, if they like what they read in your articles, blogs or forum posts they will click on to your back links and enters your marketing funnel.

These highly targeted lists of prospects are virtually priceless. You can promote to them endlessly about your business as many times as you like automatically by applying your email marketing campaign.

Prospecting round the clock

So you see, your prospecting is all done 24/7 and you can capture the whole world's market through your articles and blog posting. On the other hand only people who are interested in MLM business would go and check out an MLM forum talking about all things MLM! Be sure to get real hot prospects to swarm your website.

Business Cards Are A Marketing Tool

Seems like everyone needs or wants Business Cards these days. They are no longer just for professionals. Most people within a office have them, not only the boss. But, many others are using them as well, and many people have more than one.

A lot of people carry cards representing them within their hobby. If a person will woodworking, sewing or even arts and crafts, they may provide some of their work towards the public. They need some thing to represent this particular. But, they may additionally simply exchange all of them with others who craft in their field, so they can keep in touch with each other.

Many people do hand them to others in their area of work, hobby or age group as a type of networking. A lot of teenagers now have them to allow them to give out not only a phone number, but an e-mail tackle or internet social networking call name.

With such a huge interest and demand, there are many places to have all of them made. You can get blanks at stationary or office supply stores and with an inexpensive software program, make some up yourself. But, if you would like some thing a bit more professional, you can go the local print shop or order them online in one of the many places offering them on the internet.

Be sure to pick out a design that isn't only pleasing to you, but that also properly represents you and your function or interest. Try to shy away from the most generic of artwork, because it is rather boring. Choose something out within your price range. Color is more expensive compared to black and white.

Photographs usually run more because of all of the colors included. You may only need the front printed on, but when you are in need of lines where scheduling is involved, you may want printing on the to include a place for an appointment date and time.

It is easy to acquire business cards these days and incredibly affordable rates. It simply depends upon what you need after which what you want. There is seemingly limitless designs provided with equally as many font types. Look around and make sure you are getting not just what you want, but also for the very best price.

Wednesday, March 23, 2011

How to Land a Search Engine Marketing (SEM) Position

The search engine marketing (SEM) industry is hiring talented and intelligent tech-savvy individuals. Applicants have a higher chance of acquiring an SEM position when they can demonstrate basic yet integral understanding of the digital marketing landscape, possible through many extraordinary (and free) educational resources online.

SEM foundations: pay-per-click management, search engine marketing, social media optimization.

SEM is the 800-pound gorilla of Internet marketing, and can be defined as an avenue for digital marketers to procure traffic from or strengthen visibility on the major search engines. Search engine marketers provide the following services: pay-per-click management (PPC), search engine optimization (SEO services), and social media optimization (SMO Services). Before you apply, though, there are some topics with which you should become familiar.

PPC advertising: resources and tools

When someone types a query in a search engine, natural listings appear on the left, and paid listings appear on the right, and, sometimes, at the top of the page. The manner in which paid listings are displayed and ranked is orchestrated by the real-time auction for ad space when a certain keyword appears in a search query. Search engine marketing is the process of utilizing both of these listing sets, as well as an active digital social presence, to generate site traffic.

PPC advertisers generate site traffic through paid text ads that accompany search engine listings that result from a specific search query, as well as paid text, display, banner or video advertisements placed throughout websites in a search engine's content network. PPC development is the process of creating paid search campaigns for publication through Google, Yahoo and Bing. PPC campaign management is the search marketer's way of delegating where, how and when search engines display their text ads.

Multilevel instructional articles and videos are available through Google's AdWords training website. SEM applicants would benefit from using this resource to become familiar with the everyday PPC terminology - including clicks, cost per click, impressions, CTR and conversions.

Applicants should also understand the difference between search networks and content networks, a/b creative testing, campaign and AdGroup negative keywords, keyword quality score, tracking pixels and URL tracking codes. Google also provides a number of free keyword expansion and keyword traffic tools with which every SEM applicant should be familiar.

SEO services that all SEM applicants should know

SEO specialists attempt to acquire traffic through a search engine's natural listings. By optimizing their company's or client's website around a number of keywords, themes or phrases, the site becomes a relevant source of information about those words.

SEO can get complicated, but applicants must be able show that they understand SEO in a big picture way. Such an understanding should leave the applicant comfortable enough to converse about the relationship between black and white hat search engine optimization and the constantly changing search engine landscape.

Meta optimization, content writing, link building, search frequency, 301 redirects, landing page optimization and rankings reports are SEO topics that will likely also come up during an interview.

Applicant resumes that stand out are those that show experience writing for a digital medium. If you have never published something online, reach out to your favorite business owner and ask them if they would be interested in increasing their search engine visibility by adding relevant content to their website or adding posts to their Facebook or Twitter pages.

Everyday SMO services

Companies often complain that their company Facebook page or Twitter profile does nothing to help their bottom line, and thus, they see no reason to be active in social media. However, when potential customers come across a stagnant Facebook page or Twitter feed, they tend to be dissuaded from pursuing a business relationship.

Before your interview, spend an hour learning about Google Analytics, and how some businesses might be able to calculate social media revenue with the assistance of its source and campaign tracking capabilities (complete with a URL builder).

Also, take time to research some of your favorite local businesses on Facebook and Twitter. See how they've chosen to define themselves in the social realm, and try to formulate some professional recommendations about what they could do differently to attract business.

Most Internet marketing managers are looking for one skill set in a new employee: experience researching or implementing commercial social media strategies.

SEM Positions: PPC management firms and SMO/SEO service companies vs. in-house Internet marketing departments

Companies must choose to do their Internet marketing in-house or to enlist a search engine marketing management firm. One looking to become involved in SEM has two options - find employment within a company's marketing department or with a PPC management firm, social media optimization company, or top search engine marketing company. To broaden one's options, those considering SEM employment should apply to PPC/SEO/SMO firms and in-house Internet marketing departments alike. (bonnersferryherald.com)

Sunday, March 13, 2011

Opt in Email Leads For Your Network Marketing Opportunity

To make a list in MLM is using this impressive marketing method is utilizing the Opt in Email Leads for having entry to these methods for your business. This method is affordable if you are short in cash when essentially starting out in network marketing. These leads benefit’s you in the digital age in the twenty first century that you can begin communicating with your prospects. The leads is to create a connection and relationships with your list.

So you need to decide on communicating with the specific target audience in the home-based business industry and implement the Opt in Email Leads is critical for your network marketing business. It can help you thrive in the industry that can lead you to more prospects follow up, sales or recruiting into your primary business opportunity.

Most consumers online have issues in spamming or unsolicited bulk email, due to various of reasons. Therefore, the consumer has the option to delete the email message before opening the unsolicited email. Nonetheless, the bulk email techniques to reach a targeted audience that has failed to establish the marketing objectives to the consumers.

There is actually a way to be handled on how these bulk emails can be addressed. What they mean that they have the consent to send out the bulk emails which are purposely directed into your prospects. On the other hand, these emails you send to your prospects isn’t spam. As a result, they have the opportunity to send your email messages legally transfered.

The Opt in Email Leads technique is regularly used by building an opt-in email capture page. The individual has given the choice to either have an option to receive significant information or can ignore the opt-in email messages. Therefore, prospects have opt-in to obtain messages from you that have a serious interest in your business, product or services.

The way you get your leads that customers who opt in from your lead capture page can be achieved by PPC, free ads on the internet, websites, article marketing, forums, blog, social media websites, etc. They are certainly the particular audience that you want to talk with that you can begin building a connection and relationships with you prior to pitching your company, product or compensation plan.

So attaining these Opt in Email Leads on the internet that you can take advantage of to grow or expand your network marketing or home-based business is vital to thrive in business. So the determination and driven to get the high quality target prospects or Alphas can produce astounding results in MLM and at the same time to avoid the tire kickers who mostly likely won’t be serious about growing a multi-level marketing business. (updateddailey.com)

Tuesday, February 1, 2011

Mari Menghitung Biaya Mobile Advertising

Dulu, sebuah gerai roti yang sekarang sudah ternama hanya memiliki budget untuk iklan sebesar Rp 200 juta. Dengan ongkos sebesar ini bisa saja mereka memutuskan untuk memasang iklan di media cetak yang terbit secara nasional. Namun, pasti gerai roti ini hanya cukup sekali untuk melakukan promosi yang memang membutuhkan biaya besar. Selanjutnya mereka hanya bisa menunggu respon balik dari konsumen.

Efektivitas beriklan baru bisa diukur setelah memperoleh feed back dari seberapa besar tingkat kedatangan, pembelian, dan kepercayaan dari konsumen. Ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Bahkan barangkali sulit membuat standar keberhasilan.

Maka, gerai roti dengan aneka rasa itu memilih untuk membuat kupon. Lalu kupon dibagi-bagikan secara gratis. Katakan setiap kupon seharga Rp 200 ribu, maka mereka akan mencetak 1.000 kupon untuk membidik 1.000 calon konsumen.

Bagi konsumen menerima kupon sebesar 200 ribu rupiah tentu merupakan suatu kejutan. Maka dalam tempo sekejap, gerai roti itu langsung dibanjiri konsumen. Apa daya, ruang gerai yang relatif sempit tak bisa menampung para penerima kupon itu. Yang terjadi kemudian adalah antrean panjang.

Soal rasa dan inovasi produk tetaplah penting untuk sebuah produk bernama roti. Tapi soal ini nomor dua dalam kasus tersebut. Pertunjukan antrean itu sendiri sudah merupakan daya tarik yang membuat siapapun yang ada di situ curious, ingin tahu. Tidak heran jika kemudian yang tak mendapat kupon pun ingin membaur, mengantre, dan membeli agar menjadi bagian dari hype.

Gerai roti ini sukses menciptakan image tentang rotinya yang diserbu banyak orang. Konsumen rela mengantre. Lantas apa kesan yang muncul di benak masyarakat waktu itu?

Kalau mengantre, bukankah produk yang ditawarkan sudah jelas enak. Maka, berduyunlah orang menyerbu pada hari-hari selanjutnya. Kupon tentulah sudah habis, tapi antrean masih tetap panjang.

Di satu sisi gerai roti ini sukses. Namun di sisi lain, mereka mengabaikan biaya lain. Apa itu? Biaya cetak kupon dan validasi, biaya penyebaran kupon, juga biaya tenaga kerja yang harus bekerja ekstra untuk melayani membeludaknya konsumen. Mungkin juga kewalahan harus menyiapkan pasokan bahan baku untuk memproduksi roti lebih banyak lagi. Sebab, bagaimana kecewanya calon pembeli ketika datang ke gerai hanya disuguhi piring kosong yang isinya telah ludes terbeli.

Efektivitas Teknologi Seluler Pada era teknologi seluler dengan jumlah pelanggan di Indonesia telah mencapai 150 juta lebih ini, sesungguhnya dapat melakukan inovasi pemasaran (termasuk promosi, iklan, dan penjualan) dalam rangka membuat segalanya lebih efisien, efektif, dan terukur.

Dalam bisnis apapun sekarang ini, konsumen yang dibidik tentulah mayoritas memiliki ponsel. Apalagi industri yang berkaitan dengan gaya hidup. Gerai roti tadi termasuk di antaranya.

Bagaimana jika gerai roti tadi membuat kuponnya dalam bentuk digital (dalam format apapun entah SMS atau MMS) dan menyebarnya lewat jaringan seluler kepada 1.000 orang yang menjadi bidikannya? Berapa biaya yang harus dikeluarkan?

Katakan sekarang biaya kirim SMS atau MMS dipatok Rp 150,- per orang. Maka untuk mem-broadcast kepada 1.000 orang calon konsumen membutuhkan biaya sebesar Rp 150 ribu rupiah. Bandingkan dengan jika mencetak dan menyebar, paling tidak memperlukan biaya di atas Rp 1 juta.

Lewat teknologi seluler, menggunakan fitur Location Based Service (LBS) yang dimiliki oleh operator, toko roti itu bisa pula meminta untuk menyebarkan kepada pelanggan yang kebetulan sedang berada di kawasan toko roti berada, pada saat itu juga. Jika hal ini terjadi maka metode promosi yang dilakukan bahkan dapat lebih cepat diukur. Umpamanya, program promosi terbatas untuk lima jam ke depan. Setelah iklan atau materi promosi digital dikirimkan ke target, maka sejak itu pula sang manajer gerai segera menghitung seberapa besar respon konsumen dalam kurun lima jam tersebut.

Teknologi LBS itu sendiri memungkinkan untuk mendeteksi jumlah pengunjung di sebuah mal misalnya. Juga melihat berapa lama setiap pengunjung (yang menjadi pelanggan operator penyedia LBS) beraktivitas di mal. Bahkan mendeteksi di lantai berapa atau di titik mana konsumen berkumpul, lewat repeater yang dipasang di setiap lantai. Walaupun pelanggan tidak sedang melakukan panggilan atau SMS, yang penting ponselnya dalam keadaan hidup.

Metode ini real time. Tidak membutuhkan waktu lama untuk melakukan eksekusi. Namun yang paling penting, jika sebuah bisnis harus melakukan program promosi, mereka tidak lagi harus merancang budget besar atau penempatan materi promosi ke media tradisional, yang kadang bahkan harus mengantre. Mereka, para penentu kebijakan pemasaran dapat memutuskan saat itu juga, dan di saat bersamaan mengirimkan informasi kepada konsumen sasaran. Di luar negeri, cara seperti ini sudah dilakukan oleh Starbuck, McDonald, dan lainnya.

Pada konteks bisnis food and beverage seperti dua contoh di atas, baik skala kecil, menengah, maupun besar, program itu bisa saja dijalankan setiap hari dalam rangka menghabiskan stok produk agar tak terbuang. Program diskon cepat sangat penting. Ini mengingatkan pada cara-cara yang digunakan oleh banyak supermarket yang banting harga ketika mendekati waktu tutup. Namun tidak perlu dengan melakukan promosi melalui pengeras suara. Kirim SMS atau MMS ke target.

Sebagai contoh, pada menjelang Idul Fitri lalu, Garuda Indonesia bekerjasama dengan salah satu operator lokal mengirimkan SMS kepada pelanggan operator ini. Penerbangan antarkota pada jam-jam bukan peak yang cenderung kosong dimanfaatkan oleh maskapai penerbangan nasional itu untuk menarik konsumen yang ingin pulang kampung dengan diskon tarif tiket sampai 50 persen. 

Ketika SMS terkirim ke pelanggan, bagian call center Garuda Indonesia telah siap menghadapi telepon masuk. Manfaat ini tentu tak disia-siakan oleh konsumen. Hasilnya, penerbangan Garuda terisi, setidaknya memenuhi kuota untung.

Dengan demikian Garuda Indonesia telah melakukan keputusan strategis yang tepat dan cepat, serta tidak memerlukan tambahan anggaran untuk pasang iklan. Walaupun konsumen diberi tenggat sampai dua hari untuk menunjukkan kode booking ke kantor reservasi tiket, namun program diskon itu punya arti besar bagi konsumen di saat susah dan mahalnya mudik.

Ada keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan penerbangan dan operator seluler itu. Operator penerbangan tidak lost, karena kursinya terisi. Operator mendapat loyalitas karena pelanggannya mendapat pelayanan dalam bentuk penawaran khusus.

Ancaman Iklan Display Jika Garuda bisa melakukan efisiensi dan memperoleh kemanfaatan besar dengan cara ini, lalu bagaimana dengan media tradisional yang kerap kali justru memperoleh pendapatan dari iklan?
Di sinilah tantangannya. Media tradisional harus mengalami perubahan dalam menata kreativitas bentuk tawaran iklannya. Sebab, mobile advertising selain cepat, tepat sasaran, dan terukur, juga sangat kompetitif menawarkan tarifnya.

Sekadar mengkomparasi saja. Katakan sebuah pengiklan harus mengeluarkan biaya sampai Rp 30 juta untuk menebus satu halaman iklan pada sebuah majalah. Sementara majalah tersebut mengklaim memiliki basis pembaca sampai 200 ribuan, maka secara matematis, pengiklan membayar Rp 100,- kepada setiap pembaca. Struktur biaya akan semakin bertambah jika unsur kreatif pembuatan iklan dimasukkan.

Sekarang jika tarif SMS per orang untuk sekali kirim sebesar Rp 150,- maka untuk mem-blasting ke 200 ribu konsumen target hanya membutuhkan biaya Rp 30 juta. Nilainya menjadi sama jika faktor lain diabaikan.

Namun ada benefit yang dapat dikehendaki oleh pengiklan. Lewat mobile advertising bentuk iklan dapat dikreasi secara interaktif. Contohnya, iklan dibuat sekaligus untuk melakukan riset kepada konsumen targetnya. Reply dari konsumen bisa menjadi feed back langsung dan menjadi data. Jangan lupa, pengiklan juga bisa meminta kategori konsumen sasaran berdasarakan psikografi maupun demografi sesuai dengan karakter produknya kepada operator. Operator punya data untuk keperluan tersebut.

Mobile advertising memang punya kelemahan dalam tampilan iklan. Display advertising media tradisional (termasuk media luar ruang) punya daya tarik image yang ditampilkan. Namun hal ini bisa mengundang debat, sebab perilaku konsumen sekarang barangkali sudah tak perlu lagi informasi dan pesan iklan yang kadang justru susah ditangkap logika konsumen awam. Sebaliknya, konsumen lebih mudah memahami iklan sederhana sekalipun dalam bentuk teks. Maka iklan dalam mobile advertising toh tetap membutuhkan kreativitas tinggi agar tak sekadar tampil dalam format kata-kata biasa. (kompas.com)

Kiat Pemasaran di Media Sosial

Media sosial atau situs jejaring sosial semacam Facebook, Twitter, dan Koprol sudah menjadi lebih dari sekadar ajang berteman. Media sosial juga bisa berfungsi sebagai media membangun kepedulian dan memasarkan produk. Lalu, bagaimana cara memanfaatkan media sosial untuk tujuan itu?

Danny Wirianto, Chief Marketing Officer KasKus, forum internet terbesar di Tanah Air, mengungkapkan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memulai pemasaran di media sosial. Pertama, kata Danny, "Read before write." Artinya, proses pemasaran lewat media sosial harus didahului dengan riset.

Riset akan mengefektifkan mekanisme pemasaran yang dilakukan. Riset bisa berkisar tentang karakter pengguna media sosial, misalnya dengan melihat cara komunikasi dan apa yang dikomunikasikan dalam media itu.

"Kenali apa yang mereka bicarakan," kata Danny. "Setelah tahu, lalu buat analisis. Susun strategi kecil dan lemparkan. Lakukan inception, persis seperti yang ada di film Inception itu," papar Danny dalam ajang SparxUp Seminar bertema "Understanding Social Media 2011" di Jakarta, pekan lalu.

Untuk melakukannya, berbagai cara bisa diaplikasikan. Danny mencontohkan satu langkah yang bisa diterapkan. Caranya, mengomunikasikan secara personal sehingga produk baru seolah dianggap rahasia. Dengan cara itu, orang akan dianggap istimewa.

"Informasi yang tadinya dianggap rahasia nantinya pasti malah disebarkan. Untungnya ada pada kita. Secara tidak langsung kita berhasil menyebarkan berita tentang produk kita," kata Danny. Setelah itu, lihat apa yang terjadi. Kalau enggak berhasil, ubah strateginya. 

Dalam pemasaran lewat media sosial, dia juga menggarisbawahi bahwa setiap media sosial unik. Jadi, cara pemasaran di setiap media sosial mesti memiliki strategi yang berbeda sesuai dengan karakter penggunanya. "Jangan pukul rata. Jadi, kalau di Facebook, misalnya, jangan lalu pasang hasil scan pamflet promosi dan di-tag ke banyak nama. Kalau caranya seperti itu, pasti akan diabaikan oleh pengguna," papar Danny.

Sementara itu, Danny juga mengemukakan pentingnya membangun engagement (keterikatan) dengan konsumen. Hal ini berguna untuk mempertahankan relasi dengan konsumen, membangun kepercayaan dan loyalitas produk. Dalam membangun engagement, memberi konsumen pengalaman bisa menjadi senjata. Ia mencontohkan aplikasi game yang digarap beberapa situs sebagai salah satu cara membangun engagement.

"Seperti jejaring sosial Facebook. Pengguna tidak pernah lupa karena pernah memainkan Farmville. Ini yang jadi satu nilai lebih untuk Facebook sekarang sehingga masih bisa bertahan," kata Danny.

Dalam skala yang lebih luas, media sosial bisa berfungsi sebagai media untuk melakukan engagement. Media sosial menjadi cara ampuh mengetahui isu-isu tentang produk yang beredar di masyarakat. "Kalau ada produk yang dijelekin, obrolannya pasti ada di social media. Jadi, pihak perusahaan harus seperti PR (humas), harus juga memantau social media, tidak hanya koran-koran besar," katanya.

Engagement bisa dilakukan dengan merespons secara cepat masalah yang muncul. Klarifikasi yang cepat dalam menangani masalah sangat berpengaruh pada citra produk. (kompas.com)

Mengapa Perusahaan MLM Harus Terdaftar di APLI?

APLI adalah singkatan dari Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia, adalah suatu organisasi yang merupakan wadah persatuan dan kesatuan te...

Find Us on Facebook

Blog Archive

Visitors


pinjaman utang