mlm is your life

Saturday, October 7, 2017

Tidak Berizin, MLM Talk Fusion Diminta Hentikan Kegiatan Usaha

Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi memerintahkan Pengurus Talk Fusion segera menghentikan kegiatan penjualan produk di Indonesia karena tidak memiliki izin usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Satgas Waspada Investasi juga menghimbau seluruh associate Talk Fusion agar tidak melakukan perekrutan anggota baru sampai dengan izin usaha diperoleh,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing dalam keterangannya, Kamis, 5 Oktober 2017.

Menurutnya, Satgas Waspada Investasi telah menerima pengaduan dari masyarakat bahwa Talk Fusion masih melakukan kegiatan usaha meskipun telah dihentikan oleh Satgas Waspada Investasi sejak Februari 2017. Kegiatan Talk Fusion ini dilakukan tanpa izin sehingga diduga melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan berpotensi merugikan masyarakat.

Menurut Tongam, Satgas Waspada Investasi telah melakukan berbagai upaya untuk membangun kesadaran masyarakat agar tidak mengikuti kegiatan Talk Fusion. Masyarakat seharusnya sudah memahami bahwa Talk Fusion belum ada izin kegiatan usaha di Indonesia.

Selanjutnya Satgas Waspada Investasi menghimbau kepada masyarakat agar sebelum melakukan investasi untuk memahami hal-hal sebagai berikut :
  1. Memastikan pihak yang menawarkan investasi tersebut memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan.
  2. Memastikan pihak yang menawarkan produk investasi, memiliki izin dalam menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar.
  3. Memastikan jika terdapat pencantuman logo instansi atau lembaga pemerintah dalam media penawarannya telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Talk Fusion adalah perusahaan yang bergerak menjual aplikasi informasi dan Teknologi yang berpusat di Florida Amerika sejak tahun 2007, perusahaan ini menjual aplikasi dengan cara multi level marketing (MLM), dan masuk ke Indonesia pertama kali pada tahun 2012.

Skema bisnis yang dijalankan adalah merekrut orang dengan skema piramida atau ponzi dengan iming-iming keuntungan US$150 bagi setiap orang yang berhasil direkrut.

Jika menemukan tawaran investasi yang mencurigakan, masyarakat dapat mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Layanan Konsumen OJK 1500655, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id.bareksa

BI Bekukan (sementara) PayTren Milik Ustadz Yusuf Mansur, Begini Penyebabnya

Setelah membekukan izin uang elektronik tiga e-commerce, Tokopedia, Shoppee, dan BukaLapak, kini Bank Indonesia (BI) juga melarang sementara (suspend) layanan isi ulang (top up) uang elektronik yang dilakukan oleh Paytren milik Yusuf Mansur.

Berdasarkan situs resminya, Paytren mengklaim sebagai sebuah peluang bisnis yang revolusioner. "Kalau teman-teman ingin bayar listrik, air, pulsa, bayar-bayaran rumah tangga, pribadi, sampai nanti ke sekolah belanja, dan pengeluaran macem-macem dah.

Maka menjadi anggota Paytren menjadi wajib! Sebab nanti sambil bayar, malah dapet duitnya," jelas Ustad Yusuf Mansuf, Presiden Director PT Veritra Sentosa Internasional seperti yang dikutip dalam situs resminya.

Berdasarkan Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 16/11/DKSP tanggal 22 Juli 2014 tentang Penyelenggaran Uang Elektronik, penerbit uang elektronik wajib mendapatkan izin dari BI jika floating fund mencapai Rp 1 miliar.

Sebelumnya, Punky Purnomo Wibowo, Direktur Program Elektronifikasi dan Inklusi Keuangan BI bilang, ada beberapa pertimbangan regulator sebelum memberikan izin uang elektronik ini.

"Sebelum memberikan izin penerbit uang elektronik ke e-commerce, BI akan memastikan keamanan IT terjaga dengan baik," kata Punky di Jakarta, Jumat, (22/9) lalu.

Pertimbangan lain adalah ketersediaan tim audit independen. Sepanjang finansial audit dan beberapa aturan lain terpenuhi maka BI akan merestui izin pelaku e-commerce sebagai pemain baru uang elektronik.

Sekedar tahu, Paytren adalah perusahaan penyedia financial berbasis syariah dan teknologi yang dibangun oleh Ustaz Yusuf Mansyur dengan nama perusahaan PT Veritra Sentosa International. Melalui aplikasi Paytren di ponsel pintar, anggota dapat melakukan berbagai transaksi berbasis internet seperti membayar tagihan, bayar listrik dan beli pulsa.

Namun untuk bergabung, calon anggota mesti memilih paket mulai dari paket basic senilai Rp 350.000 sampai paket titanium sebesar Rp 10,1 juta. Mengadopsi sistem multi level marketing, Paytren menawarkan komisi mulai dari Rp 75.000 per anggota baru dan Rp 25.000 per pasang anggota di bawah nasabah tersebut.

Bulan lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerima berkas perizinan dari PT VSI. Pihak OJK pun mengaku telah meneliti dan mereview berkas yang telah masuk.tribunnews

Ekonomi Lesu, Pertumbuhan Bisnis Amway Melambat

PT Amindoway Jaya pemilik brand Amway terus ekspansi. Tidak hanya memperkuat distribusi melalui penambahan anggota lewat multi level marketing (MLM), perusahaan ini juga mulai mengembangkan gerai fisik dan online untuk menggenjot penjualan. Hanya saja itu tidak ditujukan untuk ritel, tapi khusus untuk melayani anggota Amway yang saat ini berjumlah 210.000 orang.

Koen Verheyen, Presiden Direktur PT Amindoway Jaya mengatakan, perusahaannya sudah mengenalkan konsep gerai fisik atau yang disebut Amway Flagship Store. Sudah ada dua flagship store yang berdiri untuk melayani kebutuhan anggota. Tidak hanya melakukan penjualan di gerai tersebut, namun anggota juga bisa mencoba produk Amway.

“Flagship store tidak hanya di Jakarta tetapi ada juga di Medan. Kalau bukan anggota distributor tidak bisa belanja. Jadi di tempat ini (flagship store) orang bisa berbelanja dan tambahannya bisa sekalian mencoba produk,” lanjutnya.

Selain dua gerai fisik, perusahaan ini juga sudah melakukan penjualan melalui aplikasi online bagi anggota Amway saja bernama Amstore. Dengan dua strategi tersebut penjualan Amway masih bisa bertumbuh. Memang pertumbuhan saat ini tidak akan terlalu besar ketimbang yang dinikmati 2-3 tahun lalu ketika kondisi industri makanan dan minuman masih baik.kontan

Bisnis MLM Legal atau Tidak, Ini Kata OJK

Kegiatan multi level marketing (MLM) tak asing di telinga masyarakat. Selain berjualan, aktivitas bisnis ini juga turut mencari bawahan (...

Find Us on Facebook

Blog Archive

Visitors


pinjaman utang