News Update :

Distributor

Info APLI

Regulasi

Marketing

Financial Quotient

Technology

EBook

Begini Cara Mendeteksi Investasi Bodong

Investasi bagi sebagian orang sering diartikan sebagai cara cepat untuk kaya. Sebagian yang lain mengasosiasikannya dengan penipuan karena maraknya pemberitaan tentang penipuan berkedok investasi. Bagaimana mendeteksi apakah tawaran investasi yang Anda terima bodong atau tidak?

Ada dua skema yang biasa digunakan, yang dapat dikategorikan investasi bodong. Mari kita pelajari satu per satu.

Skema Ponzi (Ponzi Scheme)

Skema Ponzi atau dikenal juga sebagai money game tergolong banyak digunakan dalam penipuan investasi bodong. Carlo Pietro Giovanni Guglielmo Tebaldo Ponzi, pria asal Italia yang lebih dikenal sebagai Charles Ponzi setelah pindah ke Amerika, bisa disebut sebagai Godfather dari skema Ponzi.

Pada 1920, Ponzi menjanjikan keuntungan sebesar 50% dalam jangka waktu 45 hari dan 100% untuk 90 hari sejak investor menyetor uangnya. Skema Ponzi ini menarik masyarakat untuk beramai-ramai menyetorkan uangnya. Ponzi membayar keuntungan yang dijanjikan dengan menggunakan dana investor yang setor belakangan.

Skema ini akhirnya akan runtuh karena uang yang terkumpul tidak diputar ke bisnis atau usaha untuk mendapatkan keuntungan. Ketika investor baru semakin sedikit yang masuk, maka keuntungan yang dijanjikan untuk investor pun tidak bisa dibayarkan. Di titik ini biasanya pengelola investasi bodong dengan skema Ponzi akan melarikan diri dengan membawa uang para investor.

Skema Piramida (Pyramid Scheme)

Skema Piramida ini didasari oleh skema Ponzi, perbedaannya adalah investor lama yang bergerak mencari investor baru. Ketika investor lama berhasil menarik investor baru maka dia akan mendapat semacam komisi yang sebenarnya diambil dari dana segar dari investor baru. Semakin banyak investor eksisting melakukan perekrutan, semakin besar komisi yang dia peroleh dan semakin tinggi pula posisinya (seperti piramida).

Pada zaman modern ini, baik penipuan dengan skema Ponzi maupun skema Piramida telah banyak berganti baju. Intinya tetap sama, yaitu money game. Tetapi kedoknya bermacam-macam. Ini yang harus Anda waspadai ketika mendapat tawaran investasi apapun.

Gunakan insting dan akal sehat Anda. Seperti kata pepatah, “if it seems to good to be true, it probably is.”

Ketika suatu investasi memberikan janji manis dan tawaran yang menggiurkan, saatnya Anda berhati-hati. Banyak terjadi justru sifat serakah dan tamak menyingkirkan akal sehat.

Berikut beberapa kedok investasi bodong yang sering ditemui pada zaman sekarang dan sebaiknya diwaspadai.

1. Tawaran bisnis atau usaha di bidang tertentu yang menjanjikan keuntungan pasti

Kata kuncinya adalah ‘keuntungan pasti’. Apalagi jika besaran keuntungan yang ditawarkan sangat menggiurkan.  Bisnis apapun tidak bisa menjanjikan keuntungan pasti. Terlebih lagi jika bisnis itu baru dibangun.

Ketika mendapat tawaran untuk joint atau investasi pada bisnis tertentu, sebaiknya Anda pelajari dengan cermat. Misalnya, penting untuk Anda ketahui jenis usaha apa yang dijalankan. Anda perlu waspada jika disebutkan usahanya bergerak di bidang pertambangan (misalnya batubara), agribisnis, atau properti. Sektor usaha ini di mata masyarakat awam memang menjanjikan keuntungan besar.

Anda harus cek lokasi kantor, lokasi usaha, dan kenali pemilik usahanya. Ketahui mengapa mereka menawari Anda untuk joint bisnis tersebut, apakah ada rencana untuk membesar usaha, membeli lahan atau pabrik baru, dan lain-lain. Jika mereka berniat untuk ekspansi usaha, pelajari juga apakah masih dalam core bisnis yang menjadi spesialisasi perusahaan tersebut. Karena jika mereka sedang mencoba-coba bidang lain, bisa jadi uang Anda akan menguap karena usaha spekulasi ini. Cek juga perizinan dan dokumen legalitas lainnya. Kemudian, cermati juga skema perjanjian joint investasi yang ditawarkan.

Selain itu juga pastikan bahwa orang yang menawari Anda adalah benar-benar orang dalam dan memiliki wewenang terkait investasi tersebut. Dan, jika kemudian Anda memutuskan untuk menyetor modal, pastikan bahwa dana benar-benar diterima pada rekening perusahaan dan bukan disalahgunakan.

Jika disebutkan usahanya bergerak di bidang investasi, Anda harus cek apakah perusahaannya tercatat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Saat ini seluruh lembaga keuangan di Indonesia wajib terdaftar dan diawasi oleh OJK. Silakan cek juga daftar perusahaan investasi  ilegal yang telah diumumkan pada website OJK. Selain itu Anda juga sebaiknya mencari pemberitaan di media massa terkait perusahaan tersebut. Pelajari lebih dalam jika ada pemberitaan negatif. Sebaiknya Anda hindari atau tolak saja tawaran ini.

Anda sebaiknya juga mengetahui berapa tingkat bunga deposito bank umum saat ini. Ketika suatu tawaran investasi menjanjikan tingkat bunga yang jauh melebihi tingkat bunga deposito bank umum, saatnya Anda berhati-hati. Ketika bunga deposito ada di kisaran 7,5 – 8% per tahun dan Anda mendapat penawaran keuntungan hingga 30% per tahun, ini saatnya untuk waspada.

2. Tawaran bisnis mirip MLM (multi level marketing) atau model arisan berantai

Saya tidak menganggap bisnis model MLM jelek karena cukup banyak MLM yang legal dan berkembang baik. Namun, saat ini banyak penipuan skema piramida dengan menyaru bisnis model MLM sehingga harus Anda waspadai.

MLM yang legal sebenarnya hanya bentuk lain dari proses pendistribusian barang hasil produksi ke tangan konsumen. Sedangkan pada MLM ilegal biasanya barang yang mereka jual tidak berkualitas atau harganya sangat mahal dengan janji manfaat yang tidak masuk akal. Atau, bisa juga tidak ada barang yang dijual. Keuntungan yang dijanjikan sebenarnya berasal dari uang yang Anda setor untuk joint. Dan bisa ditebak kelanjutannya, bisnis ini hanya memberi keuntungan pada mereka yang joint lebih awal. Bagi Anda yang joint belakangan tinggal menunggu bom waktu runtuhnya bisnis ini.

3. Tawaran investasi emas dan bisnis online di Internet

Pada saat harga emas sedang booming beberapa waktu lalu, penawaran skema investasi emas di internet banyak bermunculan seperti jamur di musim hujan. Iklan seminar-seminar tentang bagaimana mendapatkan keuntungan dari investasi emas mudah Anda temui hampir setiap minggu. Ini biasanya diadakan oleh lembaga yang kemudian menawari untuk mempercayakan investasi emas Anda pada mereka.

Emas yang mereka jual biasanya produk resmi keluaran PT ANTAM (Aneka Tambang) yang berbentuk lempengan emas, biasa disebut emas logam mulia (LM). Salah satu skemanya adalah Anda membeli emas pada mereka dengan harga cukup tinggi (jauh di atas harga jual resmi PT ANTAM). Kemudian, mereka akan memberikan semacam kontrak investasi yang menjanjikan Anda pendapatan pasif sekian persen setiap bulan. Padahal sebenarnya apa yang mereka sebut pendapatan pasif tadi adalah uang Anda sendiri yang digunakan untuk membeli emas LM dengan harga di atas normal.

Tawaran bisnis online abal-abal di internet kebanyakan menggunakan dalih investasi forex. Anda cukup menyetor sejumlah dana yang disebutkan akan diputar oleh pengelola pada transaksi forex, dan setiap bulannya anda akan mendapatkan pendapatan pasif. Ini mirip dengan skema Ponzi. Kondisi yang sebenarnya terjadi adalah uang Anda bersama dengan uang investor yang lain dikumpulkan oleh pengelola, tidak diputar ke usaha manapun. Hanya tinggal menunggu waktu saja ketika ‘bisnis’ ini runtuh. Indikasinya dapat berupa mulai macetnya transfer dana ‘pendapatan pasif’ Anda setiap bulan, pengelola sulit dihubungi, atau website yang tiba-tiba tidak dapat diakses.

Sekali lagi, gunakan insting dan akal sehat Anda ketika menghadapi tawaran investasi apapun. Selalu pelajari dengan cermat ketika akan berinvestasi.


Penulis:
William Henley
CEO & Founder IndoSterling Capital

Apa Itu Bisnis MMM yang Praktiknya Dilarang Pemerintah?

Saat ini Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) melakukan pemblokiran pada  20 situs internet yang berkaitan dengan aktivitas lembaga Mavrodi Mondial Moneybox (MMM). Berikut adalah sedikit penjelasan terkait apa itu MMM berasal dari Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo, Ismail Cawidu.

Ia menyatakan, sistem MMM diciptakan warga Rusia Bernama Sergey Mavrodi (warga Rusia). Tekniknya masyarakat diajak bergabung untuk menempatkan dana dalam kegiatan MMM. Kemudian keikutsertaan masyarakat dilakukan melalui sistem di internet.

Kemudian Calon peserta MMM harus memiliki rekening pada bank, no telepon genggam aktif, alamat email. Setelah peserta mendaftar melalui internet, sistem akan memberi password agar kita bisa masuk ke sistem dan kode akses untuk setiap transaksi.

Selanjutnya Peserta akan diberi perintah untuk mentransfer sejumlah dana pada rekening bank tertentu yang berposisi sebagai provide help. Tugas member menjaga sirkulasi provide help dan get help saat mavro jatuh tempo.

Jika perintah itu tak dipenuhi, maka dia di blacklist dari sistem MMM. Berikutnya bukti transfer diupload ke sistem

Setelah mentransfer dana, maka peserta berposisi sebagai penerima bantuan (get help) dan dapat menerima manfaat 30 persen lebih besar dari jumlah yang ditransfer dalam waktu 1 bulan. Contoh, jika kita membantu member lain Rp 100 ribu, maka kita akan dibantu sebesar Rp 130 ribu oleh member lainnya.

MMM bukan MLM dan tak perlu mencari member. Admin atau pemilik situs MMM tak menampung uang anggota dan hanya menyediakan sistemnya saja.

Hampir Mirip, Ini Bedanya MMM dan MLM

Mavrodi Mondial Moneybox atau yang lebih dikenal dengan sebutan Manusia Membantu Manusia (MMM) terus menjadi perbincangan yang hangat. Kehadiran MMM pun mengingatkan publik pada kehadiran Multi Level Marketing (MLM), yang kala itu juga menjadi polemik. Lalu apa bedanya antara MMM dan MLM.

Menurut Pendiri Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini Sutikno, MMM sangat berbeda dengan metode MLM. Perbedaannya terletak pada bentuk usaha secara riil.

"Kalau MMM ini kan money game, permainan uang saja jadi bisnisnya enggak ada," kata Mike, Jakarta, Kamis (9/4/2015).

Menurutnya, hal tersebut membuat MMM tidak layak menjadi pilihan dalam melakukan investasi. Skema MLM, lanjut Rini, memiliki produk yang diperjualbelikan dan juga dikelola oleh manajemen profesional. “Jadi dia beri keuntungan dari produk itu," jelas dia.

Mieke juga menuturkan, masyarakat perlu berhati-hati dengan skema MMM ini. Sebab, beberapa tahun lalu telah ada skema Ponzi yang merugikan banyak orang di dunia.

"MMM ini kan sama seperti skema Ponzi, ngibulin orang kaya di dunia," ujarnya.

Seperti diketahui, money game besutan Sergey Mavrodi memang terus bergulir di Indonesia. Namun, tahun lalu arisan tersebut hilang tanpa kabar.

Kini Mavrodi kembali menawarkan keuntungan sebesar 30 persen tanpa melakukan apapun. Eksistensi MMM pun sudah terus menguat dengan adanya iklan baik pada media online maupun televisi.

Regina Ivanova Serius Pelajari Bisnis MLM

Setelah namanya dikenal lewat ajang pencarian bakat menyanyi Indonesian Idol, nama Regina Ivanova (28) kini mulai menikmati sukses di dunia tarik suara.

Tak cukup sampai di situ, kini Regina Idol tertarik belajar bisnis. Ia ingin mengembangkan bakatnya di dunia bisnis dengan mempelajari bisnis multi level marketing (MLM).

Menurut dara kelahiran Jakarta, 4 Desember 1986 ini, bisnis MLM memang sudah sangat menjamur di Indonesia. Hanya saja memang harus pintar-pintar memilih perusahaan MLM mana yang memiliki pondasi kuat dalam dunia bisnis.

"Pertama sih yang harus dibangun itu pondasi ya, bawahnya dulu dikuatkan nanti pasti ke atas akan lebih baik. Mereka benar-benar membangun pondasinya, bahkan SDM-nya pun dibangun juga. Jadi bukan hanya fokus tentang menghasilkan uangnya saja," terang Regina.

Solois 28 tahun ini kerap mendapat tawaran untuk bergabung dengan berbagai macam MLM, hingga ia pun mulai tertarik untuk belajar.

"Sejauh ini aku belum pernah ikut (MLM) yang serius gitu ya, sekarang aku cukup tertarik tapi mau mempelajari lebih jauh dulu," akunya.

Kritisi MLM Rumput Laut ala Solar Warm

Hadir lagi, satu penawaran investasi berbalut multi level marketing (MLM). Baru-baru ini, PT Solar Warm Indonesia merambah ke ranah abu-abu ini. Perusahaan ini juga menawarkan imbal hasil selangit. Calon investor perlu waspada karena tawaran investasi sejenis kerap merugikan masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kontan, PT Solar Warm Indonesia adalah MLM dengan sistem binary. Kantor pusatnya berada di Thailand dan tengah melebarkan sayap bisnisnya ke Indonesia. Perusahaan ini gencar menawarkan program investasinya melalui internet sejak Mei 2014. Solar Warm berencana membuka kantor di Central Park Jakarta lantai 15 mulai 21 November 2014.

Suko Cahyono, salah seorang investor dan anggota PT Solar Warm Indonesia, mengatakan, perusahaan MLM ini bergerak di bidang budidaya rumput laut. Soal legalitas, ia mengklaim, Solar Warm telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Tambak rumput laut yang diolah oleh Solar Warm Indonesia terletak di Perairan Tun Sakaran Marin Park, Malaysia," jelas Suko.

Namun, OJK membantah klaim Suko. Kepala Eksekutif Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Kusumaningtuti S Soetiono, menyatakan sudah mengecek perusahaan ini. Hasilnya, "Perusahaan ini tidak memiliki izin dari OJK," kata dia (23/11/2014).

Imbal hasil

Tentu saja, investor harus berhati-hati dan jangan hanya terlena pada iming-iming imbal hasil tinggi. Mengutip situs resmi Solar Warm Indonesia di www.sw-indonesia.com, investor pasif bisa mendapatkan imbal hasil harian 1,68 persen.

Sementara, investor aktif akan mendapatkan lima keuntungan. Pertama, bonus sponsor 5 persen jika berhasil mendapatkan downline. Kedua, bonus pairing 10 persen jika berhasil mendapatkan sepasang downline. Ketiga, bonus top up sebesar 5 persen jika downline menambah investasinya.

Keempat, bonus matching harian 3 persendari imbal hasil downline jika menjaring enam downline. Kelima, insentif mobil Mercedez Benz C Class jika investor menjaring grup kecil maupun besar.

Tawaran investasi dengan iming-iming imbal hasil fantastis kerap berakhir pahit. Namun, F. Rahardi, Anggota Dewan Pakar Masyarakat Agribisnis Indonesia, menilai, kewajaran penawaran investasi tidak bisa dilihat dari besar kecilnya imbal hasil yang dijanjikan. Sebagai tolok ukur, ia lebih menekankan pada aspek legalitas. Maklum, Solar Warm termasuk kegiatan mengumpulkan dana masyarakat. Jadi bisnis yang dijalankan harus memiliki landasan hukum yang jelas.

Peraturan yang mengatur kegiatan pengumpulan dana masyarakat adalah UU No 21 Tahun 2011 Tentang Otoritas Jasa Keuangan (Perbankan, Leasing, Lembaga Ventura dll), UU No 40 Tahun 2007 dan UU No 17 Tahun 2012 tentang Perseroan Terbatas (PT), dan UU No 25 Tahun 1992 serta UU No 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian. 

"Investor harus memperhatikan apakah Solar Warm itu bank, lembaga ventura, PT, atau koperasi yang resmi dan telah mengantungi izin beroperasi di Indonesia," jelas Rahardi.

K-Link Bangun Sekolah bagi Anak Berkebutuhan Khusus

K-Link, perusahaan multi level marketing asal Malaysia membangun K-Care Center, sekolah dan tempat terapi untuk anak-anak berkebutuhan khusus di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Pembangunan sekolah seluas 3.000 meter persegi ini merupakan kerja sama antara K-Link Indonesia melalui K-Link Care Foundation dengan Kedutaan Besar Malaysia.

Presiden Direktur K-Link Indonesia Mohamad Radzi Saleh mengungkapkan, tujuan pembangunan sekolah tersebut adalah memfasilitasi pendidikan dan keterampilan dengan sarana penunjang yang baik, sekaligus menjadi tempat terapi anak-anak berkebutuhan khusus.

"Pembangunan sekolah ini penting sebagai salah satu semangat dan komitmen kami di Indonesia. Tanpa dukungan banyak pihak, terutama pemerintah Malaysia, maka rasanya hal ini sulit terlaksana," kata Radzi di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (19/11).

Ketua Yayasan K-Link Care Roziyaton Jamaluddin menjelaskan, sekolah ini nantinya memiliki bangunan dua lantai yang dapat menampung sekitar 50 siswa, dengan menelan biaya Rp 6 miliar.

"Target kami dalam 1,5 tahun, pembangunan sekolah ini sudah selesai. Adapun biaya didapat dari berbagai sumber, seperti penggalangan dana dan donasi sejumlah pihak," ujarnya.

Sebelumnya, penggalangan dana diorganisir bersama oleh Kedutaan Besar Malaysia dan K-Link Indonesia dimana terkumpul senilai Rp 1,173 miliar.

Selain itu, Welex Lab yang merupakan salah satu supplier K-Link, manufaktur K-Ayurveda juga memberikan donasi lewat program Rp 1.500 per boks untuk setiap penjualan produk K-Ayurveda.

Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Zahrain Mohamed Hashim memberikan apresiasi atas pembangunan sekolah bagi anak berkebutuhan khusus tersebut.

"Saya percaya, sebuah amal kebaikan akan menciptakan sebuah harapan baru. Indonesia adalah rumah saya, dan pembangunan sekolah ini semoga memberi manfaat bagi banyak anak-anak yang membutuhkan," katanya.

Laksmi (35), salah satu orang tua anak berkebutuhan khusus mengaku senang dengan hadirnya sekolah tersebut. Terlebih, sekolah ini gratis bagi mereka yang kurang mampu.

"Alhamdulillah terbantu sekali dengan adanya sekolah ini. Kami sebagai orang tua anak berkebutuhan khusus jadi optimistis bahwa anak kami bisa tumbuh seperti anak-anak normal lain," ujarnya.

K-Care Center bakal menampung anak-anak berkebutuhan khusus yang mengidap celebral palsy, autism and ADHD, dyslexia and down syndrome, dan slow learners (CADS).

Adapun sistem pembayarannya diberlakukan subsidi silang, yakni bagi mereka yang mampu, dikenakan biaya Rp 200.000 per bulan. Sementara, yang tidak mampu pun tetap boleh bersekolah di sini tanpa dipungut biaya.

Investasi Bodong Hanya Tawarkan Keuntungan Tanpa Mengedukasi Risiko

Maraknya investasi bodong belakangan ini akibat kurangnya pengawasan otoritas kepada anggota pialang berjangka resmi dalam menerapkan strategi marketingnya.

Mereka seringkali hanya menawarkan keuntungan-keuntungan tidak wajar dengan risiko yang kecil.

"Banyak anggota pialang berjangka resmi tidak menggunakan strategi marketing berbasis human spirit (Marketing 3.0)," kata Presiden Direktur PT Astronacci International, Gema Goeryadi, Senin (10/11).

Menurut Gema, mereka seringkali hanya menawarkan keuntungan-keuntungan besar tanpa mengedukasi secara lengkap tentang risiko industri berjangka yang memiliki mekanisme perdagangan dengan leverage margin tinggi. "Investor dibuai dengan iming-iming keuntungan besar tanpa diedukasi dengan benar," kata dia.

Mereka kata Gema, seringkali bermain dalam ranah greed dan fear dari pelaku pasar yang masih awam sehingga hal ini berujung pada kerugian masif.

Di satu sisi, kata dia, pialang resmi tersebut harus belajar sekaligus menuai hasil akibat penerapan marketing yang tidak beres dimana hanya fokus untuk mendapatkan komisi tanpa berpikir bagaimana nasib investornya.

Gema juga mengungkapkan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus lebih bijaksana sehingga tidak membuat peperangan antara regulator resmi pemerintah yakni Badan Pengawas Perdagangan Berjangka dan Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemdag) menyusul lebih dari delapan perusahaan berjangka resmi ikut masuk dalam daftar tersebut.

Selain itu, perusahaan informasi teknologi (IT) seperti Talk Fusion yang menjual software conference online secara multi level marketing (MLM) ikut masuk dalam daftar hitam OJK tersebut. "Kami melihat sebuah kejanggalan dimana adanya indikasi peperangan antara 2 regulator raksasa di Indonesia dan apabila di tarik lebih jauh nampaknya peperangan antara oknum 2 kementrian penting (Keuangan dan Perdagangan)," kata Gema.

Bagaimana mungkin perusahaan pialang berjangka yang mendapat izin resmi dari Bappebti masuk dalam daftar investasi bodong bersanding dengan koperasi-koperasi ilegal dan money game yang memang melakukan praktik bodong. "Hal ini membuat investor bingung dan semakin resah mengingat dua regulator resmi saling tuduh dan kontradiktif," kata dia.

OJK mencatat ada 262 investasi bodong yang kebanyakan ditawarkan melalui website. Investasi ini terdiri atas berbagai jenis, seperti investasi uang, saham, penanaman modal, hingga investasi pulsa.

Dari 262 investasi, terdapat 218 penawaran yang tidak memiliki kejelasan izin usaha dari otoritas berwenang. Bahkan 44 penawaran investasi yang izinnya telah dikeluarkan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka dan Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemdag) dan Kementerian Koperasi dan UMKM serta Kementerian Hukum dan HAM. Mereka di antaranya aucklandfarm.com, bma21.com, gainscope, CV Anugerah Tekstil dan CV Cahaya Mulya.

Ngaku Bakal Jadi Orang Terkaya Dunia, Warga China Ini Malah Dibui

Sering mengklaim diri sendiri sebagai orang terkaya di masa depan, hidup Zhang Jian justru berakhir di penjara. Penduduk asal China tersebut ditangkap polisi karena dugaan penipuan yang dilakukannya di vila raksasa miliknya yang berlokasi di Thailand.

Menariknya, karena menganggap dirinya akan menjadi miliarder terkaya di masa depan, Zhang tak segan-segan menyogok aparat dengan menawarkan sejumlah uang pada polisi agar kasusnya dihentikan.

Dilansir dari laman Asiaone.com, Selasa (11/11/2014), Zhang ditangkap pihak berwajib di vila miliknya di Phuket, Thailand. Tanpa malu dan secara terang-terangan, Zhang terus-menerus mencoba untuk menyogok polisi dengan sejumlah uang agar membebaskannya.

Kala itu, di vila milik Zhang, polisi menemukan harta senilai lebih dari 19 juta dolar Singapura dalam bentuk uang tunai, perhiasan, lahan, dan beberapa rekening bank.

Kehidupan mewahnya juga terdiri dari dua vila yang dirancang seperti istana. Sebuah kolam renang raksasa mengelilingi sejumlah pohon sawit berwarna keemasan. Bahkan terdapat kulkas besar yang digunakan menyimpan barang-barang berharga Zhang di vila.

Semua barang-barang berharga bernilai tinggi itu yang lantas mengundang tanya dari pihak berwajib. Dia menawarkan banyak uang pada polisi agar dirinya dibebaskan, tapi tak ada satupun yang menerima sogokan tersebut.

Harta yang dimiliki oleh Chang diduga berasal dari bisnis Multi Level Marketing (MLM) YSLM yang kontroversial. Zhang merupakan pendiri organisasi yang dicurigai penuh penipuan tersebut.

Polisi telah mendapatkan laporan bahwa para penduduk China dan Malaysia telah ditipu oleh bisnis dengan skema piramida tersebut.

Sambut Festival Mooncake, CNI Keluarkan Produk "Supreme Gold Mooncake"

Masyarakat Tionghoa di Indonesia memiliki tradisi menikmati mooncake atau dikenal kue bulan saat Perayaan Imlek. Dimana ritualnya seluruh anggota keluarga dan teman berkumpul untuk makan malam bersama di bawah cahaya bulan terang sambil menikmati makanan khas musim itu yaitu kue bulan (mooncake).

Sedangkan di Tiongkok sendiri tradisi ini disebut Festival Mooncake, merupakan festival pertengahan musim gugur yang merupakan salah satu dari dua hari raya yang paling penting di kalender Tingkok, dimana setiap tahun akan jatuh pada tanggal 8 September 2014. Sehingga kesempatan ini, PT CNI mengeluarkan produk "CNI Supreme Gold Mooncake".

Berbeda dengan mooncake pada umumnya, CNI Supreme Gold Mooncake itu, memiliki 4 varian rasa, di antaranya yaitu 'Glutinous Rice Yam Omochi, 'Pandan Delight, 'Pure Lotus Single Yolk' Oriental Pearl'.

Menurut Francisca Ramli, Head of Food & Beverage PT CNI CNI mengatakan, CNI Supreme Gold Mooncake dibuat dengan menggunakan bahan pilihan terbaik dengan tampilan yang memikat. Supreme Gold Mooncake ini tersedia dengan harga Rp 290.000 per box dengan isi 4 mooncake.

"Box atau kemasan CNI Supreme Gold Mooncake pun didesain cantik dan elegan dengan dominasi warna biru muda serta bunga sakura yang menawan, sangat cocok untuk dijadikan bingkisan atau hantaran istimewa untuk keluarga maupun relasi kerja," katanya, Kamis (28/8).

Dia menambahkan, Supreme Gold Mooncake ini tidak hanya lezat, namun juga memiliki tampilan yang memikat dan disertai dengan kemasan atau box yang cantik dan elegan membuat CNI Supreme Gold Mooncake ini dapat menjadi bingkisan istimewa pada moment ini. Adapun cara mendapatkan produk ini cukup mudah melalui online shopping di www.geraicni.com.

"CNI Supreme Gold Mooncake ini telah tersedia di Sales Counter CNI dan Distribution Center CNI yang tersebar di 10 cabang CNI, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Pekanbaru, Palembang, Medan, Makassar dan Bali serta Balikpapan. Selain itu, CNI Supreme Gold Mooncake juga bisa didapatkan melalui online shopping di www.geraicni.com," jelasnya.

Penipuan Bisnis MLM TVI Express Jerat Guru SMP ke Penjara

Jaksa penuntut umum akhirnya membacakan nota tuntutan kasus dugaan penipuan bisnis Multi Level Marketing (MLM) yang menjerat guru SMPN 22 Kota Jambi Suryati dan Rahmad Hidayat, kemarin (12/8). Dalam tuntutannya, JPU Noraida Silalahi kedua terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan dugaan tindak pidana penipuan secara bersama-sama.

Hal itu diatur dan diancam pidana dalam pasal 378 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dalam dakwaan pertama.

"Memohon kepada majelis hakim menyatakan perbuatan kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan secara bersama-sama. Dan menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun kepada terdakwa," ungkap jaksa berjilbab itu dalam sidang di Pengadilan Negeri Jambi.   

Dalam pertimbangan penuntut umum, yang memberatkan terdakwa karena perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat. Terdakwa sudah menikmati hasil kejahatan. Antara terdakwa dan para korban belum pernah ada perdamaian. Selain itu, selama persidangan, terdakwa berbelit-belit dan tidak mau mengakui perbuatannya.

"Dan terdakwa ada seorang guru yang seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Sementara yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum," tegas Noraida ketika ditemui usai sidang.

Tentu saja, tuntutan pidana dua tahun penjara terhadap kakak beradik Suryati dan Rahmad Hidayat tersebut mendapat perlawanan dari pihak terdakwa. Menurut Yandi Hendrawan, penasehat hukum terdakwa, perbuatan kliennya tidak bisa dibuktikan secara pidana. Unsur-unsur yang dituntut JPU pun tidak memenuhi sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP.

"Unsur pasal 378 KUHP menurut saya tidak terpenuhi karena tidak ada iming-iming dan tipu muslihat. Dia bekerja sesuai dengan arah dari kebijakan perusahaan tersebut, semua terbuka, semuanya jelas, materi tersusun dengan rapi. Nanti akan kita buktikan dalam pembelaan yang akan dilakukan dua minggu ke depan," terangnya.

Untuk diketahui, Suryati, oknum guru SMPN 22 Kota Jambi diadili karena diduga terlibat kasus penipuan bisnis MLM TVI Express. Dalam kasus ini, polisi juga menjerat saudara Suryati, yakni Rahmat Hidayat. Awal proses penyelidikan, Suryati sempat ditahan oleh pihak Polresta Jambi. Belakangan Suryati hanya dilekatkan penahanan kota.  

Warga Perumahan Bougenville, Blok A1, No 09, RT 24, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Kotabaru Jambi, hadir dalam sidang bersama penasehat hukumnya. Terdakwa dilaporkan oleh Zen, korban dugaan penipuan janji keuntungan sebuah bisnis berbentuk MLM TVI Express. Kakak beradik itu didakwa karena mengajak para korban untuk ikut bisnis tersebut.

Zen, salah seorang korban mengungkapkan, awal mula ikut bergabung dengan Suryati karena diiming-imingi keuntungan yang menggiurkan. Betapa tidak, ketika berhasil mengajak beberapa orang bergabung dan berada dalam tingkatan tertentu, akan diberikan bonus.

"Kalau kita bisa merekrut tiga orang, maka dapat bonus. Bahkan, kalau sudah berada di level tertentu ada bonus sebesar 500 dolar hingga 10.000 dolar. Setelah ikut bergabung dan berhasil merekrut beberapa orang untuk bergabung, bonus yang dijanjikan tidak saya nikmati. Sebaliknya, bisnis MLM itu malah disebut tidak bisa dilanjutkan lagi oleh Suryati," ungkapnya.

Newsflash

Product

 

© Copyright AB MLM 2011-2014 | Design by Investasi Dari Sofa Rumah | Template by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.